- Berita Bola

Keputusan yang Tepat Bagi MU Adalah Memecat Jose Mourinho

Keputusan yang Tepat Bagi MU Adalah Memecat Jose Mourinho – Mantan pemain Manchester United, Joshua Bohui mengaku puas melihat Jose Mourinho dipecat manajemen MU. Ia menilai cara itu merupakan tidak benar satu cara paling baik yang pernah dikerjakan oleh Setan Merah.

Keputusan yang Tepat Bagi MU Adalah Memecat Jose Mourinho

Pada th. 2016, Manchester United sebabkan sebuah kejutan besar. Mereka menunjuk Jose Mourinho sebagai manajer mereka, mengambil alih Louis van Gaal yang kontraknya diberhentikan.

Karir Mourinho di United hanya bertahan dua 1/2 th. saja. Ia dipecat di penghujung th. 2018 sesudah Manchester United menggapai serangkaian hasil buruk, yang puncaknya mereka dibabat habis dikala hadapi Liverpool.

Bohui menilai bahwa United sudah tepat untuk membebaskan Mourinho. “Itu [Pemecatan Mourinho] adalah cara paling baik bagi seluruh anggota klub ini, gara-gara United memiliki gaya bermain yang khas yang gagal dihadirkan oleh Mourinho, agar ia layak dipecat,” buka Bohui kepada Planet Football.

Tidak Beri Kesempatan

Bohui mengakui ia lumayan kesal bersama dengan Mourinho yang tidak pernah beri tambahan peluang kepada para pemain muda MU untuk unjuk gigi.

“Ketika Jose masih berada di klub, ia tidak beri tambahan kesemaptan kepada saya, Mason [Greenwood], Angel [Gomes] atau [Tahith] Chong. Namun dikala Ole bertugas di sana, ada aura yang berlainan di seluruh klub.”

“Ini bukan artinya Jose memperlakukan saya bersamaTaruhan Bola dengan buruk seperti yang dispekulasikan media. Namun saya jadi tidak ada arah yang mengetahui selagi bermain untuknya.”

Cuek Bebek

Tidak hanya kesal gara-gara tidak diberi kesemaptan, Bohui mengaku kesal kepada pelatih asal Portugal itu adalah betapa cueknya ia terhadap para pemain muda yang dimiliki United.

“Di area latihan kami, dia tidak pernah berkata bersama dengan saya mengenai apa yang mesti saya perbaiki didalam permainan saya. Terkadang saya tidak mengetahui apa yang ia inginkan.”

“Saya termasuk jadi ia bukan sosok yang ringan didekati. Jika saya mengetahui bahwa saya berlatih bersama dengan baik, ia tidak pernah beri tambahan bantuan kepada saya. Situasi yang mirip berjalan jikalau saya mengetahui apa yang mesti saya benahi berasal dari permainan saya.” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *