- Berita Bola

Kode atau Bagaimana? Mikel Arteta Nyanyikan Pujian untuk Wilfried Zaha

Kode atau Bagaimana? Mikel Arteta Nyanyikan Pujian untuk Wilfried Zaha – Mikel Arteta tidak segan menyanyikan pujian untuk Wilfried Zaha menjelang duel Crystal Palace vs Arsenal di pekan ke-22 Premier League 2019/20, Sabtu (11/1/2020) malam WIB. Dia jelas Zaha merupakan pemain berbahaya.

Kode atau Bagaimana? Mikel Arteta Nyanyikan Pujian untuk Wilfried Zaha

Pertandingan ini perlu untuk memelihara momentum positif Arsenal beberapa pertandingan terakhir. Arteta merasa mendapatkan cara untuk mendongkrak performa tim, meski belum benar-benar bangkit.

Arsenal pun sudah membuktikan gejala positif pada empat pertandingan Arteta sejauh ini, bersama dua kemenangan perlu atas Manchester United dan Leeds United. Sebab itu Arteta jelas laga kontra Palace dapat mirip pentingnya.

Pertandingan Sulit

Pertama-tama, Arteta berkata soal sulitnya bermain di Selhurst Park, markas Palace. Di bawah Roy Hodgson, Palace merupakan tidak benar satu tim kelas menengah yang kerap jadi batu sandungan tim-tim kuat lainnya.

“Setiap kali aku bermain di sana [kandang Palace], situasinya tetap sulit. Stadion mereka menyulitkan. Roy Hodgson merupakan manajer hebat bersama pengalaman luar biasa dan apa yang dia melaksanakan di sana sungguh impresif, pertandingan ini dapat sulit,” buka Arteta di Arsenal.com.

“Luar biasa bagaimana cara dia [Hodgson] menanggulangi banyak situasi. Melangkah di bawah tekanan besar untuk sepanjang ini, cara dia mengelola tim, bagaimana dia dihargai para pemain dan klub, itu luar biasa.”

“Saya sendiri begitu mengagumi dia,” imbuhnya.

Pesona Zaha

Salah satu tantantan Arsenal adalah untuk menghentikanPasang Bola ancaman Wilfried Zaha, tidak benar satu pemain terbaik Palace. Arteta jelas timnya harus bergerak sebagai tim, mengingat pertahanan Arsenal merupakan tidak benar satu titik lemah mereka.

“Saya kira dia [Zaha] merupakan pemain luar biasa dan aku kira efek yang dia memberikan di Premier League dalam beberapa tahun paling akhir terbilang fenomenal. Kemampuannya untuk menciptakan peluang seorang diri sungguh unik,” sambung Arteta.

“Kita semua jelas siapa Wilf [Zaha] dan kemampuannya. Ketika dia terkunci dalam kondisi satu lawan satu, kita jelas apa yang dapat dia lakukan. Tentu ini dapat jadi bagian berasal dari taktik,” tutupnya.

Pujian Arteta untuk Zaha ini dapat diartikan berbeda, mengingat Arsenal pernah coba mendatangkan penyerang 27 tahun itu pada musim panas lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *