- Berita Bola

Makin Mengerikan ,Kombinasi Dedik dan Comvalius

Makin Mengerikan ,Kombinasi Dedik dan Comvalius – Dari Stadion Gelanggang Olah Raga Haji Agus Salim, Padang, Arema FC kembali mendapatkan momentumnya. Singo Edan berhasil capai kemenangan perlu bersama dengan skor 1-0 atas tuan rumah Semen Padang (12/7).

Makin Mengerikan ,Kombinasi Dedik dan Comvalius

Inilah kemenangan ke-2 beruntun Arema FC. Atau yang ketiga dalam enam pertandingan, terhitung yang pertama di kandang lawan musim ini. Pada pertandingan sebelumnya, Hamka Hamzah dkk menghajar Persipura Jayapura di Stadion Gajayana, Kota Malang, bersama dengan skor 3-1 (4/7).

Satu-satunya gol kemenangan Arema terjadi terhadap menit ke-39 melalui tandukan Dedik Setiawan. Penyerang berusia 25 tahun kelahiran Kabupaten Malang itu meneruskan umpan silang kaki kiri striker Sylvano Comvalius.

Berdasarkan information Jawa Pos yang bekerjasama bersama dengan lembaga penyedia statistik sepak bola Statoskop, Semen Padang sejatinya berhasil menguasai bola lebih banyak yaitu 58 persen.

Namun, Arema yang kembali bermain bersama dengan komposisi kompartemen penyerangan bermaterikan Dedik, Comvalius, dan Dendi Santoso dalam pola 4-3-3, punya peluang yang jauh lebih banyak. Arema lakukan 16 tembakan bersama dengan 10 tembakan mengarah ke gawang.

Bandingkan bersama dengan Semen Padang yang cuma menciptakan dua sepakan akurat dari 11 percobaan.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija mengatakan terlalu tidak ringan capai kemenangan di Stadion Agus Salim. Semen Padang bermain terlalu solid. Pertahanannya tidak ringan ditembus.

Belum dulu capai kemenangan dan baru saja ditinggal pelatih Syafrianto Rusli membuat Semen Padang bermain terlalu ngotot. ”Walau keadaan mereka tengah sulit, Semen Padang bermain bersama dengan fair,” puji Seslija dalam konferensi pers sehabis pertandingan.

Pada laga tadi, pelatih waktu Semen Padang Weliansyah Mengenakan pola 4-4-2. Namun siasatnya terlalu monoton. Weliansyah cuma memfokuskan serangannya bersama dengan bola-bola silang kepada Karl Max Barthelemy. Ini membuat rangkaian offense Semen Padang ringan dibaca dan dimentahkan.

Di sisi lain, Arema menguntungkan membawa penyerang berkualitas terhadap diri Dedik.Bandar Bola ’’Kami punya banyak peluang terutama terhadap babak pertama. Ternyata cuma satu yang masuk. Kendala kami ya itu, tidak mampu mengfungsikan peluang bersama dengan baik,’’ kata Dedik dalam konferensi pers resmi sehabis pertandingan. ’’Tapi Alhamdulillah kami mampu capai tiga poin dari sini,’’ imbuhnya.

Selain gol tandukan itu, Dedik punya dua peluang emas. Pertama terhadap menit ke-40 waktu sepakannya berhasil dipatahkan kiper Semen Padang Teja Paku Alam. Padahal, Dedik sudah berhadapan segera bersama dengan Teja. Yang kedua, sepakan keras Dedik cuma menerpa mistar gawang terhadap menit ke-57.

Dua peluang itu lahir dari umpan Comvalius. Ini, sekali kembali perlihatkan bahwa kombinasi Comvalius dan Dedik terlalu berbahaya dan jadi inti dari serangan Arema FC di Liga 1.

Dengan tambahan satu gol, Dedik ditahbiskan jadi striker lokal tersubur di Liga 1 bersama dengan lima gol. Jumlah itu mirip bersama dengan Ciro Henrique Alves (PS Tira Persikabo) yang terhitung menceploskan lima gol.

Top scorer waktu Liga 1 adalah striker Persela Lamongan Alex dos Santos Goncalves yang mendulang enam gol. Kemarin (11/7), Alex mencetak tiga gol ke gawang Kalteng Putra di Stadion Surajaya, Lamongan.

Dedik jadi cuma satu pemain lokal yang berada dalam daftar 10 besar pencetak gol terbanyak Liga 1 2019. Kalau daftar itu dipanjangkan jadi 15 besar, baru muncul satu nama pemain lokal lainnya.

Penyerang Persipura Jayapura Titus Bonai berada di ranking 15 pencetak gol terbanyak bersama dengan koleksi tiga gol.

Tambahan tiga angka membuat Arema tempati posisi kesembilan klasemen sementara. Di sisi lain, Semen Padang yang belum capai kemenangan, tetap selamanya berada sebagai juru kunci klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *